Jari-jari Cinta

JARI-JARI CINTA

 

Aku tak tahu jalan itu malam entah siang?
Di sepuluh jari tanganmu, juga di sepuluh jari tangan istrimu
Yang meredakan tautan tentang dinginnya air
Juga fahami tentang panasnya api
Mata di hatimu menutup segala rintangan
: sakinah

Aku tak tahu jalan itu malam entah siang?
Di sepuluh jari tanganmu, juga di sepuluh jari tangan istrimu
Yang memulai merangkai bunga bunga cinta
Tak terbentur waktu yang tak gagu
Menjadilah benih benih harmonis
: ma’wadah

Aku harus tahu jika jalan itu malam atau siang
Di sepuluh jari tanganmu, juga di sepuluh jari tangan istrimu
Yang bermuhibah bukan akan mengada ada
Atas hasrat keridhoan illahirobi
Itu juga kamu harus tahu
Saat di matamu mulai gerimis
Di karena kalian adalah; adik adikku
: wa’rohmah

Si karang jalang
Jakarta, februari 2012

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Kolom Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: