Hanya Sebatas Kotoran Burung Yang Bertuan

Hanya Sebatas Kotoran Burung Yang Bertuan

 

Sebentar saja menunggu pagi, menantilah jalan malam yang kelam
Diperadilan yang kulalui penuh dengan erythrina fitsca
Menelanjangi batu batu,
Menelanjangi daun daun.
Di malam malam
Yang mengapung pada ayat ayat tersurat
Sebelum terbenam hancur lebur tak berarti
: menjadi hewan hewan perahan manusia kembali

Jelas juga semakin jelas
Pada waktu kosong, yang bolong tanpa dinding
Man..?
Sia..?
Hanya sebatas kotoran burung yang bertuan
Yang mentahtakan dirinya
Untuk Syurga?
Untuk Neraka?
Untuk-kah menjadi milik-Nya?

Di bumi yang miring ini
Tetapi, berdiri tegak juga

Si karang jalang
Jakarta, februari 2012

  1. Belum ada komentar.
  1. September 5, 2012 pukul 8:40 am

Kolom Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: