Prambanan

(1)

Menjulang bagaikan raksasa

bayanganpun ngungun jua

Tapi bukan epos, semata, bukan chaos

Pada rasa, pada mulanya: sepi aksara-aksara

 

(2)

Berserak batu-batu, sayang

menyilang hening purbani

Berserak angan, sayang

jagadmu, o, bayanganmu

bukan abstraksi!

 

(3)

Pohon-pohon ketapang menyayup tinggi

menggapai puncak. Masih abadi

Pohon-pohon ketapang mencipta jarak

sunyi. Bernaung di bawahnya kita,

di sini…

 

1973

 

Sumber buku: Tirta Kamandanu (Linus Suryadi AG)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Kolom Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: