Helen Keller

Orang bilang, kerlingan mata seorang
kekasih mampu menggetarkan dari suatu
jarak. Tetapi tiada jarak dalam sentuhan
tangan seorang kekasih.

(Helen Keller)

Cukilan novel kaos buat cetak (Helen Keller)

Iklan

Akrostik

AKROSTIK

Pi. puisi yang huruf-huruf awal pada setiap lariknya menciptakan suatu kata atau kata-kata jika dibaca dari atas ke bawah. Akrostik bisa juga menggunakan huruf tengah (mesotik) atau huruf akhir (telestik). Contoh: akrostik

RINDU

Resah gelisah hati

Ingin melebur menyatu dengan-Mu

Nada kasih-Mu nan lembut syahdu

Dambaan hamba-Mu yang papa

Untuk bekal di dunia dan di akhirat nanti

(Sury)

(akrostikhion Yun.)

Mirat Muda

MIRAT MUDA,

Puisi karya: Chairil Anwar

di pegunungan 1943

Dialah, Miratlah, ketika mereka rebah,
Menatap lama ke dalam pandangnya
coba memisah matanya menantang
yang satu tajam dan jujur yang sebelah.

Ketawa diadukannya giginya pada
mulut Chairil; dan bertanya: Adakah, adakah
kau selalu mesra dan aku bagimu indah?
Mirat raba urut Chairil, raba dada
Dan tahulah dia kini, bisa katakan
dan tunjukkan dengan pasti di mana
menghidup jiwa, menghembus nyawa
Liang jiwa-nyawa saling berganti. Dia
rapatkan.

Dirinya pada Chairil makin sehati;
hilang secepuh segan, hilang secepuh cemas
Hiduplah Mirat dan Chairil dengan deras,
menuntut tinggi tidak setapak berjarak
dengan mati.

Sajak Orang Lapar

Sajak Orang Lapar

Sajak karya: WS Rendra

kelaparan adalah burung gagak
yang licik dan hitam
jutaan burung-burung gagak
bagai awan yang hitam

o Allah !
burung gagak menakutkan
dan kelaparan adalah burung gagak
selalu menakutkan
kelaparan adalah pemberontakan
adalah penggerak gaib
dari pisau-pisau pembunuhan
yang diayunkan oleh tangan-tangan orang miskin

kelaparan adalah batu-batu karang
di bawah wajah laut yang tidur
adalah mata air penipuan
adalah pengkhianatan kehormatan

seorang pemuda yang gagah akan menangis tersedu
melihat bagaimana tangannya sendiri
meletakkan kehormatannya di tanah
karena kelaparan
kelaparan adalah iblis
kelaparan adalah iblis yang menawarkan kediktatoran

o Allah !
kelaparan adalah tangan-tangan hitam
yang memasukkan segenggam tawas
ke dalam perut para miskin

o Allah !
kami berlutut
mata kami adalah mata Mu
ini juga mulut Mu
ini juga hati Mu
dan ini juga perut Mu
perut Mu lapar, ya Allah
perut Mu menggenggam tawas
dan pecahan-pecahan gelas kaca

o Allah !
betapa indahnya sepiring nasi panas
semangkuk sop dan segelas kopi hitam

o Allah !
kelaparan adalah burung gagak
jutaan burung gagak
bagai awan yang hitam
menghalang pandangku
ke sorga Mu

Kekasihku Layla

KEKASIHKU LAYLA

 Puisi karya: Khalil Gibran
Kemarilah, kekasihku.
Kemarilah Layla, dan jangan tinggalkan aku.
Kehidupan lebih lemah daripada kematian, tetapi kematian lebih lemah
daripada cinta…
Engkau telah membebaskanku, Layla, dari siksaan gelak tawa dan pahitnya
anggur itu.
Izinkan aku mencium tanganmu, tangan yang telah memutuskan rantai-rantaiku.
Ciumlah bibirku, ciumlah bibir yang telah mencuba untuk membohongi dan
yang telah menyelimuti rahsia-rahsia hatiku.
Tutuplah mataku yang meredup ini dengan jari-jemarimu yang berlumuran
darah.
Ketika jiwaku melayang ke angkasa, taruhlah pisau itu di tangan kananku dan
katakan pada mereka bahawa aku telah bunuh diri kerana putus asa dan
cemburu.
Aku hanya mencintaimu, Layla, dan bukan yang lain, aku berfikir bahwa tadi
lebih baik bagiku untuk mengorbankan hatiku, kebahagiaanku, kehidupanku
daripada melarikan diri bersamamu pada malam pernikahanmu.
Ciumlah aku, kekasih jiwaku… sebelum orang-orang melihat tubuhku…
Ciumlah aku… ciumlah, Layla…

Pengertian Sastra

Pengertian Sastra

Berikut ini adalah tentang pengertian sastra:

Dari wikipedia Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa Sastra merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman”, dari kata dasar śās- yang berarti “instruksi” atau “ajaran”. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.

Sapardi (1979: 1) menjelaskan bahwa sastra itu adalah lembaga sosial yang menggunakan bahasa sebagai medium. Bahasa itu sendiri merupakan ciptaan sosial. Sastra menampilkan gambaran kehidupan, dan kehidupan itu sendiri adalah suatu kenyataan social.

Mursal Esten (1978 : 9) mengungkapkan Pengertian Sastra atau Kesusastraan merupakan pengungkapan dari fakta artistik dan imajinatif sebagai manifestasi kehidupan manusia. (dan masyarakat) melalui bahasa sebagai medium dan memiliki efek yang positif terhadap kehidupan manusia (kemanusiaan).

Dalam buku praktis bahasa Indonesia ( 1 ) dijelaskan bahwa sastra ialah karya tulis yang jika dibandingkan dengan karya tulis yang lain, memiliki ciri keunggulan seperti keorisinalan, keartistikan, serta keindahan dalam isi dan ungkapannya.

Menurut Djacob Sumardjo sastra adalah karya dan kegiatan seni yang berhubungan dengan ekspresi dan penciptaan.

Menurut Jhon Van Luxemburg sastra merupakan sebuah nama yang dengan atasan tertentu diberikan pada sejumlah hasil tertentu dalam suatu lingkungan kebudayaan. Sedangkan menurut A. Teuw sastra adalah bentuk seni yang selalu dalam bentuk ketegangan antara keterkaitan dan kebebasan pencipta.